Home Tutorial Uncategorized Contoh Narrative Text dan Penjelasannya

Contoh Narrative Text dan Penjelasannya

Narative text memang salah satu pendidikan yang seperti diwajibkan bagi Sekolah Menengah Atas hususnya. Karna dalam pendidikan ini siswa harus dituntut untuk menceritakan, seta membuat cerita dalam bentuk tulisan.

dalam pendidikan Narrative text ini memang lebih banyak atau lebih dominan katakanlah dalam bentuk tulisan, ataupun menganalisa karakter, latar, ataupun alur cerita.

Narrative text biasanya berisi tentang cerita fiksi, non fiksi, cerita rakyat dongeng dan lain sebagainya.

Berikut saya berikan contoh Narrative text dalam bahasa inggris

PRINCESS TRUST YOUR HEART

Being A Princess, Trust Your Heart

Since she was 5 years old, I always dreamed of being a princess. I always thought, being a princess is fun. Pretty face with a high bouffant hair. Beautiful crown studded with tiny sparkling diamonds and look stunning. Brightly colored shirt with a big fluffy skirt. Glass high-heeled shoes that look nice on the foot. Large palace with towering large yard and winding road to the palace in front of him with a view of pine trees along the right side of the road. Maze garden with neatly clipped lawns and fountains right in the middle of the maze. Pumpkin-shaped carriage is always ready to take daughter wherever she goes. And do not forget, a handsome prince came riding white as a dance, always bring a sword to protect the princess. Each story will end when the prince kneeling offering the ring finger of the princess and the promise of life “happily ever after”. All it really menggiurkanku picture. That’s why I always wanted to be a princess.

When I was a teenager, the desire to be a princess is transformed in another form that is more real. Want to look attractive as a beautiful princess who is always dressed with high sasak hair and diamond crown, spending money and free time at the salon and clothing store. Want to have stately homes and luxury cars, such as the towering beristana princess with a pumpkin-shaped carriage that is always ready for use, was parked in front of the palace. And lastly, before cheekily pretend every handsome man hoping he will punish flattery, like daughter adored the handsome prince riding his white. It’s a very worldly thoughts. Shallow, obvious, but unstable. Just like my soul as a teenager at the time, the soul which unstable.

And eventually I grew into an adult woman. I’m a grown woman who still has a dream to be a princess. But I no longer want a beautiful dress, high sasak hair with glossy crown, glass slipper, magnificent palaces, as well as plush pumpkin carriage. I started thinking about the figure of a princess in a way that never understood before. I began to realize that the illustration of a princess in every storybook illustrations dongengku is empty. Painted smile is not an actual smile. That the daughter was never happy. And when I opened the last page of the book dongengku, I find it a sincere smile. A daughter smile when I see the handsome prince riding his white. I began to understand the important things in life. Not a pretty face, not beautiful clothes, not a diamond crown, not the magnificent palace, and not a fancy carriage. Happiness is love. How do we love and how we love.

Daughter has only one love, a love that never make her happy when she had only himself. But it turned out to be the power of love, the happiness that can attract every corner of her mouth to smile sincerely, when love is shared. Then, share your love and you will live” happily ever after”.

Every girl dreams of being a princess is not wrong. He will walk every step in the ladder of life, knowing how to be a princess for himself and for the environment. He will live with love as a daughter would always follow her heart. Heart that always wants to share love, to anyone he encounters in the world.

Berikut Cerita Being A Princess, Trust Your Heart dalam Bahasa Indonesia

Sejak berumur 5 tahun, aku selalu bermimpi menjadi seorang putri. Aku selalu berpikir, menjadi seorang putri itu menyenangkan. Wajah cantik dengan rambut disasak tinggi. Mahkota mungil indah bertatahkan berlian yang berkilau dan tampak memesona. Baju berwarna cerah dengan rok yang besar mengembang. Sepatu kaca berhak tinggi yang tampak cantik di kaki. Istana besar tinggi menjulang dengan halaman yang luas dan jalan menuju istana yang berliku di depannya dengan pemandangan pohon cemara di sepanjang kanan kiri jalan. Taman maze dengan rumput yang dipotong rapi dan air mancur tepat di tengah maze. Kereta kuda berbentuk labu yang selalu siap sedia mengantar putrid ke manapun dia pergi. Dan tak ketinggalan, pangeran tampan berkuda putih yang datang saat pesta dansa, membawa pedang untuk selalu melindungi putri. Setiap kisah akan berakhir saat pangeran berlutut menawarkan cincin di jari manis putrid dan menjanjikan kehidupan “happily ever after”. Semua gambaran itu sungguh menggiurkanku. Itulah mengapa aku selalu ingin menjadi putri.

Saat aku remaja, keinginan menjadi putri itu berubah dalam bentuk lain yang lebih nyata. Ingin berpenampilan menarik seperti putri yang selalu berpakaian indah dengan rambut sasak tinggi dan mahkota berliannya, menghabiskan uang dan waktu luang di salon dan toko pakaian. Ingin memiliki rumah megah dan mobil mewah, seperti putri yang beristana tinggi menjulang dengan kereta kuda berbentuk labu yang selalu siap digunakan terparkir di depan istananya. Dan yang terakhir, berlagak genit di hadapan setiap pria tampan berharap akan dibalas sanjungan, seperti putri dipuja- puja pangeran tampan berkuda putihnya. Sungguh pikiran yang sangat duniawi. Dangkal, nyata, tetapi labil. Sama seperti jiwaku sebagai seorang remaja saat itu, jiwa yang labil.

Dan akhirnya aku tumbuh menjadi seorang wanita dewasa. Aku menjadi wanita dewasa yang tetap memiliki impiannya untuk menjadi putri. Tetapi aku tidak lagi menginginkan baju indah, rambut sasak tinggi dengan mahkota berkilaunya, sepatu kaca, istana megah, maupun kereta kuda labu mewah. Aku mulai memikirkan sosok seorang putri dengan cara yang tidak pernah kumengerti sebelumnya. Aku mulai menyadari bahwa ilustrasi seorang putri di setiap buku cerita dongengku hanyalah ilustrasi kosong. Senyum yang terlukis bukanlah senyum yang sebenarnya. Bahwa putri tak pernah bahagia. Dan saat aku membuka halaman terakhir buku dongengku, aku menemukan senyum tulus itu. Senyum seorang putri saat berjumpa dengan pangeran tampan berkuda putihnya. aku pun mulai memahami satu hal penting dalam kehidupan ini. Bukan wajah cantik, bukan baju indah, bukan mahkota berlian, bukan istana megah, dan bukan kereta kuda mewah. Kebahagiaan itu adalah cinta. Bagaimana kita dicintai dan bagaimana kita mencintai.

Putri hanya memiliki satu cinta, cinta yang tak pernah membahagiakannya saat hanya dia miliki sendiri. Tapi cinta itu berubah menjadi kekuatan, kebahagiaan yang mampu menarik setiap sudut bibirnya untuk tersenyum tulus, saat cinta itu dibagikan. Maka, bagikanlah cintamu dan kamu akan hidup ‘’happily ever after’’.

Setiap gadis yang bercita- cita menjadi putri tidaklah salah. Dia akan berjalan melangkah di setiap tangga kehidupannya, menyadari bagaimana caranya menjadi putri bagi dirinya sendiri dan bagi lingkungannya. Dia akan hidup dengan penuh cinta karena seorang putri akan selalu mengikuti hatinya. Hati yang selalu ingin membagikan cinta, pada siapa saja yang dia temui di dunia.

Demikianlah informasi terbaru dan Terkini seputar Contoh Narrative Text dan Penjelasannya ini. semoga bermanfaat untuk anda semua terutama yang mencari artikel Contoh Narrative Text dan Penjelasannya ini dan jangan lupa untuk share info ini kepada teman-teman anda di sosial media. Terima Kasih.

 

arti cerita khayalan dalam bahasa inggris, cerita narative pangeran, Contoh cerita Non fiksi b inggris, Contoh kalimat narrative text beserta terjemahan dan penjelasannya, contoh narative pendek, contoh narrative cliping, narrative text fiksi